by

4 Tanda Kehamilan Ektopik Terganggu Yang Perlu Diwaspadai

Tanda Kehamilan Ektopik Terganggu – Proses kehamilan secara normal akan terjadi pada saat sel telur pasca dibuahi tertanam pada rahim. Sel telur tersebut akan bertambah besar karena asupan nutrisi yang didapat dari pembuluh rahim secara cukup. Namun pada kehamilan ektopik terganggu, sel telur tersebut tidak tertanam di dalam rahim. Justru tempatnya ada pada luar rahim, misalnya pada saluran tuba. Kondisi tersebut membuat sel telur tidak tumbuh karena ketiadaan asupan nutrisi untuk perkembangannya.

Baca juga : Menurut Penelitian, Begini Cara Cepat Hamil Anak Perempuan Secara Alami

Kehamilan ektopik terganggu tentu menjadi momok menakutkan. Jenis kehamilan satu ini memiliki tanda khusus yang sebaiknya anda waspadai. Tanda khusus tersebebut mesti anda ketahui agar anda bisa mendapatkan penanganan khusus. Pada kasus kehamilan satu ini, ibu hamil mesti secepatnya mendapatkan penanganan medis guna menghentikan proses pendarahan dan meminimalisir resiko buruk yang bisa terjadi. Berikut ini berbagai tanda kehamilan ektopik terganggu yang mesti anda waspadai.

Tanda-tanda Kehamilan Ektopik Terganggu

  1. Pendarahan dari jalan lahir

Tanda yang satu ini perlu mendapatkan penanganan medis lebih serius. Pendarahan terjadi pada jalan lahir pada usia kehamilan 20 minggu. pendarahan akan berupa bercak di usia kehamilan tersebut. namun bercak tersebut bisa dilihat dari luar. Hal ini disebabkan pada ruptur saluran tuba mengalami pendarahan yang cukup hebat. Kondisi demikian bisa mengakibatkan wanita mengalami kehilangan darah dalam jumlah banyak. Gejala satu ini akan dibarengi dengan kram atau nyeri perut.

  1. Nyeri perut

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, pendarahan dari jalan lahir akan dibarengi dengan rasa nyeri perut. Nyeri perut ini biasanya berlangsung tiba-tiba. Hal ini disebabkan karena saluran tuba tempat hasil pembuahan mengalami perpecahan. Nyeri perut bisa dirasakan pada area kanan atau kiri bawah perut. Bahkan bisa bersifat menyeluruh. Kondisi seperti ini akan sangat fatal akibatnya jika terlambat penanganannya.

  1. Abdominal pelvic tenderness

Gejala satu ini merupakan kondisi area perut terutama di bagian bawahnya kondisinya tegang ketika diraba. Kondisi seperti ini dikarenakan adanya proses peradangan pada lapisan perut dalam karena pecahnya saluran tuba. Gejala satu ini sifatnya bisa menyeluruh atau terlokalisir tergantung kondisi ibu hamil. Jika gejala nomor 1 dan 2 dibarengi dengan kondisi seperti ini, maka kehamilan ektopik terganggu benar-benar sedang anda alami.

  1. Tanda syok

Pendarahan hebat karena pecahnya saluran tuba akan mengakibatkan penderita mengalami syok. Seperti halnya tanda syok umum, ibu hamil akan terlihat lemas dengan kondisi kaki dan tangan terasa dingin. Denyut nadi pun akan menurun dan sulit diraba. Pernafasan menjadi lebih cepat. pada beberapa kasus, ibu hamil bisa mengalami pingsan karena syok.

Perawatan medis secara intens sangat diperlukan dan seharusnya mesti didapatkan secepat mungkin agar segala kemungkinan baik bisa anda dapatkan. Semoga bermanfaat.

About Author: Tracie Aulia

Gravatar Image
Personal blogger - Hobi memasak, crafting dan travelling. Suka sekali menulis untuk sekedar berbagi informasi dan menuangkan pikiran kedalam sebuah tulisan, semoga bermanfaat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed